Bandung, September 2025 – Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) kembali memperkuat jaringan akademik globalnya dengan bertambahnya seorang Adjunct Professor Internasional, yakni Professor Caroline Chan dari University of Newcastle, Australia. Dengan bergabungnya beliau, kini ULBI resmi memiliki 12 Adjunct Professors yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia.

Professor Caroline Chan adalah seorang akademisi terkemuka di bidang Digital Business dengan rekam jejak panjang dalam kepemimpinan akademik dan penelitian internasional. Saat ini beliau menjabat sebagai Professor of Digital Business dan Strategic Leader for Global Future Initiatives di University of Newcastle, Australia, dengan fokus utama pada pengembangan kemitraan internasional, khususnya di Indonesia dan Vietnam.

Sebelumnya, Prof. Chan pernah menduduki posisi Pro Vice-Chancellor (Global Partnerships) di University of Newcastle, serta Dean dan Head of School of Business IT and Logistics di RMIT University, Australia (2010–2020). Beliau juga dikenal aktif dalam penelitian dan kolaborasi lintas negara, termasuk melalui posisinya sebagai Adjunct Professor (Research) di Monash University, Fellow of the Australian Computer Society (ACS), dan Industry Fellow (Skills Futures) di Australia–Indonesia Centre (AIC).

Dengan latar belakang akademik yang kuat—PhD di bidang Information Systems dari Deakin University, Master of Engineering di bidang Systems Engineering dari RMIT University, serta Bachelor of Engineering in Electronics Engineering dari Petra University, Indonesia—Prof. Chan diakui luas sebagai figur akademik dan praktisi yang menjembatani dunia pendidikan, industri, dan kolaborasi internasional.

Rektor ULBI, Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng., Ph.D., CSCP., CPLM, menyampaikan kebanggaan atas bergabungnya Prof. Chan ke dalam jajaran Adjunct Professor ULBI.

“Kehadiran Prof. Caroline Chan semakin memperkuat posisi ULBI sebagai kampus yang berorientasi global. Beliau adalah akademisi sekaligus pemimpin internasional yang memiliki pengalaman panjang dalam membangun kolaborasi pendidikan lintas negara. Kami optimistis, kehadiran beliau akan membawa dampak besar bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di ULBI,” ujarnya.

Dengan tambahan ini, ULBI kini memiliki 12 Adjunct Professors dari berbagai perguruan tinggi terkemuka dunia yang akan berkontribusi pada pengembangan akademik, riset, dan jejaring internasional, selaras dengan visi ULBI untuk menjadi world-class university di bidang logistik dan bisnis.